Jumat, 01 Mei 2009

Pesawat Terbang



Burung besi bernama pesawat terbang memang bukan barang aneh lagi di zaman modern ini. Ternyata, perjalanan sejarah pesawat terbang dari pertaman kali dibuat hingga tercipta pesawat terbang masa kini dengan segala kecanggihannya telah cukup panjnag yaitu 100 tahun. Sejarah itu dimulai ketika seabad silam Orville Wright berhasil menerbangkan sebuah pesawat kecil di North Carolina, Amerika Serikat. Namun, penerbangan itu Cuma berlangsung selama 12 menit. Walau hanya sebentar ini merupakan penerbangan pertama dengan pesawat terbang bermotor. Selain itu, penerbangan perdana ini juga merupakan moment penting yang membuka jalan menuju era penerbangan modern. Walau bentuknya masih sangat sederhana, pesawat ini merupakan buah pemikiran mendalam dengan serangkaian uji coba yang dilakukan selama tiga tahun. Pesawat dengan empat sayap ini juga merupakan buah dari kecintaan Orville dan saudaranya Wilbur Wright pada segala hal yang terbang di udara. Salah satu benda ’terbang’ yang merka sukai adalah layang-layang. Tak heran, saat masih anak-anak Wright bersaudara banyak menghabiskan waktunya dengan bermain layang-layang. Ketika beranjak remaja, mereka mulai gemar mengamati burung. Mereka melihat, burung menjaga keseimbangan dengan cara memutar-mutarkan ujung sayapnya. Karena itu, Orville dan Wilbur sengaja mendesain sayap pesawat mereka agak bengkok. Dengan cara ini, pesawat mereka bisa belok. Pada tahun 1902, desain pesawat mereka makin sempurna. Percobaan demi percobaan pun dilakukan. Akhirnya, pada pagi hari 17 Desember 1903, pesawat mereka yang dilengkapi motor sederhana dapat mengudara. Sebelum Wright bersaudara, sebenarnya ada beberapa orang yang telah berusaha menciptakan pesawat terbang. Tapi hasil upaya mereka tidak secemerlang Wright bersaudara. Pada akhir tahun 1840-an misalnya, Sir George Cayley dari Inggris membuat pesawat terbang layang yang bisa mengangkut satu orang ketika mengudara setelah ditarik. Kemudian pada tahun 1890-an, seorang warga Jerman, Otto Lilienthal mengudara dengan pesawat gantole. Lebih dari 2.000 kali, Lilienthal menerbangkan gantolenya dari puncak bukit. Tapi akhirnya, ia mengalami kecelakaan dan tewas setelah gantolenya mendadak ’mogok’ di udara. Sejak keberhasilan Wright bersaudara menerbangkan pesawat bermotornya , teknologi penerbangan maju dengan cepat. Pada tahun 1947, terjadi kemajuan yang sangat berarti. Pilot asal Amerika, Chuck Yeager berhasil menerbangakn pesawat melebihi kecepatan suara. Padahal sebelumnya, orang sangat yakin bahwa pesawat tidak akan mungkin terbang lebih cepat dari kecepatan suara.

Selasa, 28 April 2009

Pasukan Khusus Indonesia

1) Kopassus :
Kopasus (komando pasukan khusus) atau sering juga disebut Pasukan Baret Merah adalah salah satu pasukan khusus dari TNI AD (Angkatan Darat) yang memiliki kemampuan khusus seperti bergerak cepat , menembak dengan tepat , dan sebagainya . Awalnya , pasukan ini bernama Kesatuan Komando Tentara Territorium III / Siliwangi (Kesko TT) dan dibentuk pada 16 april 1952 , lalu berubah menjadi Korps Komando Angkatan Darat (KKAD) . Sampai akhirnya pasukan ini bernama Kopassus .

2) Kopaska :

Dari AL (Angkatan Laut) ada Kopaska (Komando Pasukan Katak) . Yang dibentuk oleh Presiden Soekarno pada 31 maret 1962 untuk mendukung kampanye militer di Irian Jaya . Pada awlnya pasukan ini meniru latihan pasukan kamikaze Jepang . kini pasukan ini memiliki keahlian UDT (Underwater Demoltion Team) yang dilatih secara intensif oleh US Navy SEALs . Dalam keadaan perang tugasnya mulai menyerbu kapal pangkalan musuh sampain operasi pendaratan kekuatan amfibi .

3) Den Bravo-90 (Detasemen Bravo-90) :

Indonesia juga punya pasukan khusus dari Korpaskhasau (Korps Pasukan Khas TNI Angkatan Udara) yang diberi nama Den Bravo-90 . Unit ini diarahkan menjalankan tugas intelijen mendukung operasi udara sampai menjalankan operasi – operasi khusus sesuai kebijakan panglima TNI . Semua didasarkan pada pemikiran Jendral Guilio Douchet yang mengatakan untuk menghancurkan kekuatan udara lawan tak perlu bertempur di udara tapi lebih efektif dengan hanya menghancurkan pangkalan dan alutsistanya di darat .
4) Densus 88 (DetasemenKhusus 88) :


Sedangkan dari Kepolisian Negara RI terdapat Delta 88 untuk penanggulangan terorisme di Indonesia . Pasukan khusus berompi merah ini dilatih khusus untuk menangani segala ancaman terorisme hingga penyanderaan . Unit khusus ini terdiri dari ahli investigasi , ahli bahan peledak (penjinak bom) , dan unit pemukul yang didalamnya terdapat ahli penembak jitu . Pasukan ini dilatih langsung oleh CIA , FBI , U.S. Secret Service .


5) Paspampres (Pasukan Pengaman Presiden) :

Pernah dengar Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) ? Nah pasukan ini mula – mula khusus dibentuk untuk penyelamatan Presiden Soekarno , Bung Hatta , Bung Syahrir beserta beberapa mentri dan pejabat dari Jakarta ke Yogyakarta pada 3 januari 1946 lanjut sampai sekarang . Kini tim Paspampres terdiri dari 3 grup : A , B , C . Grup A dan B merupakan pengamanan Presiden dan Wakil Presiden . Sementara Grup C , bertugas mengamankan tamu – tamu setingkat kepala Negara dalam kunjungan ke Indonesia

Perhatian

Terimakasih kepada orang -orang yg telah mengunjungi blog saya :)